Skip to Content

Pengukuhan Pengurus Asosiasi Seniman Tari Indonesia (ASETI) Surakarta dalam Rangkaian Hari Tari Dunia 2026

April 30, 2026 by
Pengukuhan Pengurus Asosiasi Seniman Tari Indonesia (ASETI) Surakarta dalam Rangkaian Hari Tari Dunia 2026
Karavan Media Network & Research Company
| No comments yet
Surakarta, 29 April 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Tari Dunia, diselenggarakan sarasehan bertajuk “Aku Kipas – Titik Nol Surakarta” yang dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Seniman Tari Indonesia (ASETI) Surakarta. Kegiatan ini berlangsung di Pendhapi Ageng Balai Kota Surakarta dan menjadi bagian dari rangkaian acara Solo Menari 2026.
Prosesi pengukuhan pengurus ASETI Surakarta dilakukan oleh Ketua Umum ASETI, Agustina Rochyanti, bersama Yasmon selaku Direktur Kerja Sama, Pemberdayaan, dan Edukasi pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Momentum ini menegaskan sinergi antara komunitas seni tari dan pemerintah dalam upaya memperkuat perlindungan kekayaan intelektual sekaligus mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif berbasis seni pertunjukan.
Adapun susunan pengurus ASETI Surakarta yang telah dikukuhkan adalah sebagai berikut:
Dewan Pelindung
  • DPP ASETI
  • Wakil Wali Kota Surakarta
Dewan Pakar
  • Nanik Sri Prihatini
  • Fajar Satriadi
Dewan Penasihat
  • Rusini (Maestro Tari Gaya Surakarta)
  • Djarot Budi Santoso
Dewan Pembina
  • Heru Prasetya (Mataya Art and Heritage)
  • Bambang Dwiana (Kepala RRI Surakarta)
Dewan Pengurus Harian
  • Ketua: Nana Sunar Sasih
  • Wakil Ketua: Nur Diatmoko (Founder Moko Dance Studio)
  • Sekretaris: Fitri Anekawati (Kepala Sanggar Sukoasih)
  • Bendahara: Widya Ayu Kusumawardani (Kepala Sanggar Omah Mili)
Bidang-Bidang
  • Hubungan Kerja Sama Internasional: Yuliana Meneses Orduno
  • Keanggotaan: Putri Erpy Cahyaning ASR
Konsultan Strategi dan Pengembangan Organisasi
  • Agung Priyo Wibowo
Sebagai bagian dari puncak acara, dilakukan pembacaan Manifesto Hari Tari Indonesia oleh Ketua ASETI Surakarta, Nana Sunar Sasih, bersama Wakil Wali Kota Surakarta dan Suryandoro. Pembacaan manifesto ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan seni tari sebagai identitas budaya, sekaligus memperkuat peran tari dalam pembangunan kota dan diplomasi budaya.
Melalui kegiatan ini, Surakarta kembali menegaskan posisinya sebagai kota budaya yang tidak hanya merawat tradisi, tetapi juga mendorong inovasi. Kehadiran Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual turut memperkuat langkah konkret dalam perlindungan karya seni tari melalui skema kekayaan intelektual yang berkelanjutan.
Kepengurusan ASETI Surakarta yang baru diharapkan mampu menjadi wadah strategis bagi para seniman tari untuk berkolaborasi, berkembang, serta meningkatkan daya saing seni tari Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Narahubung:
ASETI Surakarta
WA: 0813-1477-4948
Email: aseti.surakarta@gmail.com
Share this post
Tags
Archive
Sign in to leave a comment
Serunya Lorin Group Solo Rayakan Hari Kartini Bikin Buket Bunga dari Hijab
*sebagai bentuk pemberdayaan perempuan