Skip to Content

FORKESI Surakarta Gelar “FEBRUARI KASIH”, Rayakan Bulan Kasih dengan Seni Inklusi dan Kolaborasi UMKM Difabel

February 7, 2026 by
FORKESI Surakarta Gelar “FEBRUARI KASIH”, Rayakan Bulan Kasih dengan Seni Inklusi dan Kolaborasi UMKM Difabel
Karavan Media Network & Research Company
| No comments yet
FORKESI Surakarta Gelar “FEBRUARI KASIH”, Rayakan Bulan Kasih dengan Seni Inklusi dan Kolaborasi UMKM Difabel

Surakarta, Februari 2026 (Karavan Media) — Forum Keluarga Spesial Indonesia (FORKESI) Chapter Surakarta menggelar kegiatan bertajuk “FEBRUARI KASIH – Kreasi Artistik Seni Inklusi dan Harmoni” pada Sabtu, 7 Februari 2026, di Hall The Park Mall Surakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Bulan Kasih yang dimaknai melalui seni inklusif, ruang ekspresi, serta penguatan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas.

FEBRUARI KASIH dihadirkan sebagai ruang perjumpaan antara seni, inklusi, dan kolaborasi lintas sektor. Acara ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Surakarta sekaligus Bunda Penggerak Inklusi Surakarta, pegiat inklusi, keluarga penyandang disabilitas, komunitas SLB, pelaku UMKM, serta masyarakat umum. The Park Mall Surakarta turut membuka ruang publiknya sebagai wujud dukungan terhadap praktik inklusi yang nyata dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pertunjukan tari dari siswa SLBN Surakarta, dilanjutkan dengan sambutan dan pembukaan resmi oleh Pembina FORKESI Chapter Surakarta serta pemaparan program oleh Ketua FORKESI Surakarta. Berbagai pertunjukan seni dan fashion show adik-adik SLB dengan karya desainer lokal turut ditampilkan sebagai representasi potensi dan kreativitas penyandang disabilitas.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Surakarta menegaskan bahwa inklusi harus diwujudkan dalam bentuk kesempatan yang konkret. “Kasih yang relevan hari ini adalah kasih yang memberdayakan. Penyandang disabilitas tidak membutuhkan panggung simpati, melainkan ekosistem yang membuka peluang, baik dalam pendidikan, karya, maupun kemandirian ekonomi,” ujarnya.

Sebagai kelanjutan dari rangkaian FEBRUARI KASIH, FORKESI Chapter Surakarta mengumumkan pelaksanaan Program Pelatihan UMKM Tematik Hari Kasih yang akan digelar pada 14 hingga 16 Februari 2026 di kawasan Keprabon, Ngarsopuro. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Solo Art Market dan diselenggarakan oleh Mataya Arts and Heritage.

Pelatihan dirancang dengan pendekatan praktik langsung yang mengintegrasikan pembelajaran, kurasi produk, hingga kesempatan berdagang di ruang publik kreatif. Peserta difabel tidak hanya dibekali materi, tetapi juga didorong untuk berinteraksi langsung dengan pasar sebagai bagian dari simulasi usaha nyata.

Ketua FORKESI Surakarta, Nana Sunar Sasih, menyampaikan bahwa FEBRUARI KASIH merupakan bagian dari gerakan jangka panjang untuk membangun inklusi yang berdaya dan berkelanjutan.

“Melalui seni, UMKM, dan ruang kolaborasi, kami ingin inklusi hadir secara nyata. Bukan hanya sebagai wacana, tetapi sebagai praktik yang menciptakan nilai, kepercayaan diri, dan kemandirian,” ungkapnya.

Kegiatan pelatihan juga diperkaya dengan sesi berbagi pengalaman dari pelaku UMKM difabel. Sesi ini dihadirkan bukan sebagai narasi heroik, melainkan sebagai bukti bahwa kemandirian ekonomi dapat dicapai ketika akses, pendampingan, dan ekosistem pendukung tersedia.

Pemerintah Kota Surakarta menyatakan dukungannya terhadap langkah FORKESI serta kolaborasi bersama Mataya Arts and Heritage dan Solo Art Market sebagai bagian dari penguatan ekosistem inklusi kota. Melalui momentum Bulan Kasih, FEBRUARI KASIH menegaskan komitmen bersama bahwa Surakarta yang inklusif dibangun melalui kerja kolaboratif yang berkelanjutan.

Share this post
Tags
Archive
Sign in to leave a comment
The Sunan Hotel Solo Sajikan Harmony of Nusantara, Hidangan Iftar Ramadan dengan Cita Rasa Indonesia