Fenomena Kuliner Korea Merebak, Archipelago Sajikan Hidangan Spesial Bertema “60 Seconds to Seoul”

Surakarta, 5 Januari 2026 (Karavan Media) – Mencicipi ragam sajian dari berbagai penjuru dunia merupakan impian bagi sebagian besar orang, khususnya para pecinta kuliner. Mulai makanan khas barat hingga Asia seperti Thailand, Jepang, dan Korea masih menjadi trend di Indonesia. Melihat antusiasme tersebut, Archipelago, grup manajemen perhotelan terbesar di Asia Tenggara, menghadirkan “60 Seconds to Seoul”, sebuah konsep pop-up kuliner yang membawa cita rasa street food Seoul ke jaringan hotelnya di Indonesia. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Archipelago Global Flavours Series.
Di Indonesia sendiri, fenomena ketertarikan terhadap budaya Korea menjadi salah satu yang tertinggi secara global. Berdasarkan Survei Hallyu Luar Negeri 2024 yang dirilis oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan (MCST) bersama Korea Foundatiion for International Culture Exchange (KOFICE), sebanyak 86,3% responden di Indonesia menunjukkan minat yang kuat terhadap budaya Korea, mencakup kuliner, gaya hidup, dan tren urban.

Konsep “60 Seconds to Seoul” akan membawa tamu pada pengalaman menikmati hidangan khas Korea yang autentik dan mudah dinikmati. Sejak Januari hingga Juni mendatang, melalui program ini, Archipelago akan menghadirkan perjalanan rasa yang terinspirasi dari kuliner jalanan Seoul di seluruh jaringan hotel Archipelago di Indonesia.
“Kami menghadirkan ‘60 Seconds to Seoul’ sebagai konsep pop-up kuliner yang membawa cita rasa autentik street food ke jaringan hotel kami di seluruh Indonesia. Inisiatif ini merupakan bagian dari Archipelago Global Flavours Series dan akan berganti setiap enam bulan dengan menampilkan ragam street food bercita rasa khas dari berbagai negara,” ucap John Flood, CEO Archipelago.
Di wilayah Solo, program ini dihadirkan secara kolaboratif oleh beberapa hotel di bawah naungan Archipelago seperti favehotel Manahan Solo, favehotel Solo Baru, The Alana Solo, Aston Solo, dan Neo Gading Solo.
“Program ini kami hadirkan untuk memberikan pengalaman bersantap yang fun, mudah diakses, dan sesuai tren kuliner saat ini, baik bagi tamu hotel maupun masyarakat umum,” ujar Khuswatus Solikhin, Hotel manager favehotel Manahan Solo & favehotel Solo Baru.

Senada dengan itu, Subhan Sahbana, General Manager The Alana Solo mengungkapkan, “Melalui ‘60 Seconds to Seouls’, The Alana Solo menghadirkan pengalaman kuliner Korea yang modern dan berkelas sesuai karakter brand kami.”
“Program ini menjadi bagian dari komitmen Aston Solo dalam menghadirkan inovasi kuliner yang relevan dengan selera pasar,” ujar M. Nasir Mattusin, General Manager Aston Solo Hotel.
“Konsep street food Koera yang fun dan praktis sangat sesuai dengan karakter tamu Neo Gading Solo,” ujar Sumarno, Manager Hotel Neo Gading Solo.

Mulai dari Rp38.000, para tamu dapat menikmati beragam menu street food Korea yang populer dan penuh karakter seperti Tteokbokki, Korean Cheese Burger, Gangnam Hot Chicken, Soko Fish Taco, dan Kimchi Fried Rice, serta pilihan hidangan gurih lainnya yang terinspirasi dari suasana jalanan Seoul. Pengalaman bersantap ini dilengkapi dengan dua pilihan desert khas, seperti Jeju Matcha Puff dan Baesuk Pear, serta minuman segar, yaitu Sparkling Yuzu Honey, Shiye Fizz, Maesil Mojito, dan Omija Cooler, untuk menyempurnakan setiap sajian.
Seluruh menu “60 Seconds to Seoul” tersedia untuk poolside dan room service, hingga layanan pesan antar melalui GoFood dan GrabFood sehingga dapat dinikmati dengan muda oleh tamu hotel maupun masyarakat umum. Melalui program ini, Archipelago terus menghadirkan pengalaman F&B yang kreatif dan berkesan, sekaligus membawa semangat street food Seoul lebih dekat ke Indonesia, tanpa harus meninggalkan tanah air.
Fenomena Kuliner Korea Merebak, Archipelago Sajikan Hidangan Spesial Bertema “60 Seconds to Seoul”