Skip to Content

UPITRA: Menembus Borneo, Menjemput Masa Depan

UPITRA Future Connect Sintang–Melawi: Connecting Education, Inspiring Future
August 27, 2026 by
UPITRA: Menembus Borneo, Menjemput Masa Depan
Karavan Media Network & Research Company
| No comments yet

KALIMANTAN BARAT — Pendidikan tinggi bukan sekadar tentang menunggu mahasiswa datang ke kampus. Bagi Universitas Pignatelli Triputra (UPITRA), pendidikan berarti hadir lebih dekat, membangun koneksi, berbagi pengetahuan, serta membuka kesempatan bagi generasi muda di berbagai daerah.

Semangat tersebut diwujudkan melalui UPITRA Future Connect Sintang–Melawi dengan tema “Connecting Education, Inspiring Future.” Program ini menjadi bagian dari upaya UPITRA untuk memperluas jejaring pendidikan, mendekatkan perguruan tinggi dengan sekolah, sekaligus membangun kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi siswa dan guru di Kalimantan Barat.

Perjalanan dimulai dari Pontianak, dilanjutkan dengan penerbangan menggunakan pesawat baling-baling menuju Sintang, kemudian perjalanan darat menuju Nanga Pinoh, Melawi.

Rombongan UPITRA terdiri atas Dr. Fr. Ninik Yudianti, M.Acc., QIA., CSRA., Rektor UPITRA; Thomas Ambar Prihastomo, S.S., M.Sc., Wakil Rektor III; Veronica Tiara, S.Kom., M.M., CPS., iCPM., Kepala Biro Marketing dan Komunikasi; Maria Karmelia Fajarlestari, S.Kom., M.Kom., Dosen Program Studi Sistem Informasi; serta Denrio Diksenvandaru, S.M., Staf Marketing.

Rangkaian UPITRA Future Connect diawali dengan kunjungan ke SMA Swasta Santa Maria Nanga Pinoh, Melawi. Rombongan UPITRA disambut langsung oleh Kepala Sekolah Sr. Elisabeth Tuba, OSU., M.Pd., bersama jajaran pimpinan sekolah.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif. Berbagai isu pendidikan menjadi bahan diskusi, mulai dari tantangan dan peluang pendidikan di Indonesia, pengembangan potensi siswa, peningkatan kompetensi guru, hingga peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi sekolah dan seluruh ekosistem pendidikan di dalamnya.

Komitmen untuk membangun kolaborasi tersebut kemudian diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) antara UPITRA dan SMA Santa Maria Nanga Pinoh.

Melalui kerja sama ini, UPITRA turut membuka peluang akses program beasiswa bagi siswa serta berbagai bentuk kolaborasi pendidikan lainnya yang diharapkan dapat mendukung pengembangan kapasitas siswa maupun guru secara berkelanjutan.

Perjalanan berlanjut ke SMA Swasta Panca Setya Sintang. Rombongan UPITRA diterima langsung oleh Kepala Sekolah Pastor Hiasintus, Pr.

Tidak hanya memperkuat kerja sama melalui penandatanganan MoU dan MoA, UPITRA juga menghadirkan sejumlah kegiatan pengembangan kompetensi bagi siswa dan guru.

Bagi pengurus OSIS dan Tim Multimedia Sekolah, UPITRA menghadirkan Digital Content Workshop: “Be the Storyteller of Your School” yang dibawakan oleh Veronica Tiara, S.Kom., M.M., CPS., iCPM.

Melalui workshop tersebut, para siswa diajak untuk melihat bahwa sekolah mereka memiliki banyak cerita yang layak untuk dibagikan. Mereka juga belajar bagaimana mengemas cerita tersebut menjadi konten digital yang kreatif, positif, dan relevan dengan karakter generasi muda saat ini.

Sementara itu, para guru mendapatkan dua sesi pengembangan kompetensi. Sesi pertama bertajuk “Peningkatan Kompetensi Guru untuk Memahami Konten Pembelajaran dan Cara Mengajarkannya” yang disampaikan oleh Maria Karmelia Fajarlestari, S.Kom., M.Kom.

Sesi berikutnya berupa seminar “Peningkatan Kompetensi Guru untuk Memahami tentang Disiplin Positif” yang dibawakan oleh Thomas Ambar Prihastomo, S.S., M.Sc.

Antusiasme siswa dan guru menjadi salah satu highlight dalam rangkaian kegiatan tersebut. Interaksi yang terbangun menunjukkan bahwa kolaborasi pendidikan dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk—bukan hanya melalui dokumen kerja sama, tetapi juga melalui pertukaran ilmu, pengalaman, dan inspirasi.

Rektor UPITRA, Dr. Fr. Ninik Yudianti, M.Acc., QIA., CSRA., menyampaikan bahwa potensi yang dimiliki Kalimantan Barat, khususnya Sintang dan Melawi, semakin menguatkan semangat UPITRA untuk membangun kolaborasi pendidikan di daerah.

“Melihat potensi yang ada di Kalbar, khususnya Sintang dan Melawi, membuat kami semakin bersemangat untuk melanjutkan pelayanan bersama sekolah-sekolah mitra. UPITRA siap mendukung kebutuhan sekolah, khususnya dalam peningkatan pengetahuan dan kompetensi guru dan siswa.”

Bagi UPITRA, kerja sama dengan sekolah tidak berhenti pada penandatanganan MoU dan MoA. Kolaborasi diharapkan terus berkembang menjadi berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi ekosistem pendidikan, mulai dari pengembangan kompetensi guru, penguatan kapasitas siswa, literasi digital, hingga membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan tinggi.

Perjalanan UPITRA di Kalimantan Barat juga diwarnai tantangan berupa kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah rombongan untuk terus menjalankan karya dan pelayanan pendidikan.

“Lekas pulih Borneoku. Lekas pulih Indonesiaku.”

Melalui UPITRA Future Connect, UPITRA menegaskan komitmennya untuk terus memperluas koneksi pendidikan dan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda dari berbagai daerah.

Sebagai perguruan tinggi di bawah naungan Triputra Group dan Persada Capital Investama, UPITRA percaya bahwa pendidikan memiliki kekuatan untuk menghubungkan berbagai daerah, mempertemukan potensi, serta menciptakan masa depan yang lebih baik.

Karena itu, UPITRA tidak hanya ingin menjadi tempat untuk belajar, tetapi juga menjadi partner bagi generasi muda dalam mempersiapkan masa depan.

Dari Borneo, langkah itu terus dilanjutkan. UPITRA terus terhubung, terus menginspirasi, dan terus mempersiapkan generasi Indonesia untuk masa depan.

Share this post
Tags
Archive
Sign in to leave a comment
Naik Level Modal Percaya Diri, Kelas Pertama Youth Transformation Program Ajak Peserta Asah Keberanian Tampil